Cara Setting ShortPixel Image Optimizer di WordPress

Cara Setting ShortPixel Image Optimizer di WordPress dapat dilakukan dengan sangat mudah. Ini merupakan plugin populer untuk kompres gambar yang sangat banyak digunakan. Untuk meningkatkan SEO pada situs Anda, pentingnya mengoptimalkan semua gambar atau dokumen lainnya. Plugin ini bekerja secara komprehensif dengan mengubah ukuran gambar tanpa mengurangi kualitas yang ada.

Setting ShortPixel Image Optimizer WordPress

ShortPixel Image Optimizer menggunakan sumber daya minimal dan berfungsi baik dengan beberapa layanan hosting seperti, Cloud hosting atau VPS hosting, share hosting dan lainnya. Kapan lagi Anda dapat meningkatkan kinerja WordPress Anda. Melalui dukungan penuh dari plugin ini, Anda bisa mengoptimasi gambar apapun yang ada di situs Anda.

Termasuk gambar yang tidak terdaftar di perpustakaan media seperti NextGen, Modula atau melalui FTP. Mengompresi gambar menjadi salah satu langkah yang harus Anda lakukan. Gambar memang berperan penting dalam melengkapi konten Anda. Ia juga dapat mendukung pengalaman pengguna yang baik.

Namun, gambar yang tidak Anda optimalkan dengan baik bisa memperlambat kinerja loading WordPress Anda dan ini harus Anda pahami. Oleh sebab itu, sekarang Anda dapat memulai dari diri Anda sendiri untuk segera bertindak.

ShortPixel Image Optimizer menawarkan fitur canggih dalam mengompresi setiap gambar. Anda dapat memilih diantaranya mengenai mana diantara fitur ini yang ingin Anda pilih. Berikut adalah tiga fitur yang dimiliki oleh plugin ini dan Anda dapat menentukan sendiri.

1. Lossy Compression

Lossy compression menjadi opsi terbaik bagi sebagian besar pengguna. Setiap gambar yang di kompres dengan algoritma Lossy adalah gambar terkecil yang dioptimalkan. Kalau Anda lebih mementingkan kecepatan situs Anda serta menginginkan keseimbangan antara optimasi dan kualitas gambar, Anda dapat memilih menggunakan fitur pengoptimalan Lossy.

Simak: Cara Setting AMP di WordPress

2. Glossy Compression

Glossy compression juga dapat menjadi pilihan terbaik kalau Anda lebih peduli dengan Google Insights. Tetapi, Anda harus yakin bahwa sedikit kehilangan kecepatan halaman adalah kompromi yang dapat diterima untuk kualitas gambar terbaik.

3. Lossless Compression

Lossless compression menawarkan pengoptimalan gambar tanpa loss yang berarti piksel demi piksel tetap identik dengan aslinya. Gambar tersebut juga menawarkan ukuran yang lebih kecil dibandingkan dengan gambar yang diproses menggunakan Lossy dan Glossy. Kalau Anda menginginkan gambar Anda tetap pada kualitas, Anda dapat memilih opsi ini.

Sekarang Anda sudah mengetahui beberapa fitur yang dimiliki oleh plugin ShortPixel Image Optimizer. Hal yang perlu Anda ketahui lainnya adalah mengenai gambar dalam format apa saja yang dapat di kompres menggunakan alat ini.

Semua gambar yang dapat dioptimasi hanya dalam format JPEG, PNG, GIF. Selain itu, Anda bisa saja mengompresi file PDF jika situs Anda terdapat file tersebut. Kalau Anda sudah tahu, saatnya Anda memutuskan untuk segera menginstal plugin ini dan mulai untuk melakukan konfigurasi.

Plugin ini memberikan fitur gratis yang dapat Anda manfaatkan untuk mengoptimalkan semua gambar pada situs Anda. Terlebih kalau Anda belum pernah melakukannya. Ini menjadi langkah penting untuk mendukung kinerja loading pada WordPress.

Terutama kalau postingan Anda memang banyak sekali didukung dengan beberapa gambar. Anda harus-benar bisa mengubah ukuran gambar tersebut agar tidak memberatkan loading situs ketika diakses pengguna. Melaui postingan ini, saya akan membantu Anda agar dapat memahami beberapa hal tentang cara setting ShortPixel Image Optimizer di WordPress.

Konfigurasi sederhana bisa Anda lakukan dan ini sudah cukup bagus untuk mendukung situs Anda agar bisa cepat. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai tahapan ini, Anda dapat terus menyimak tips ini.

Berikut Cara Setting ShortPixel Image Optimizer di WordPress

Pastikan Anda dapat menyimak tahap-tahap ini dengan teliti karena tidak saya lengkapi dengan gambar. Tapi, saya akan menambahkan video sebagai tutorial untuk membantu Anda lebih memahaminya.

1. Silahkan Anda mulai dengan login terlebih dahulu ke Dashboard WordPress Anda. Jika sudah, Anda bisa pilih Plugins > Add New. Kemudian, ketikkan ShortPixel Image Optimizer di kolom pencarian bagian kanan atas.

2. Setelah muncul, Anda bisa klik Install Now lalu Activate plugin tersebut. Selanjutnya Anda masuk ke halaman Settings > General, dengan beberapa pilihan yang ada seperti berikut.

  • Request an API Key: Ketikan email Anda pada kolom E-mail address lalu klik Request Key, agar Anda mendapatkan kunci Key secara otomatis.
  • Compression type: ini opsional, tapi saya hanya bisa merekomendasikan untuk memilih Lossless.
  • aktifkan Also include thumbnails: Sangat disarankan agar Anda mengoptimalkan thumbnail. Ini merupakan gambar yang paling banyak dilihat oleh pengguna akhir dan dapat menghasilkan sebagian besar lalu lintas.
  • Aktifkan Image backup: Simpan cadangan gambar asli Anda pada folder terpisah. Ini agar dapat mengembalikan gambar ke aslinya atau untuk mengkonversi dari Lossy ke Lossless dan sebaliknya.
  • Aktifkan Remove EXIF: EXIF adalah kumpulan berbagai potongan informasi yang secara otomatis disematkan kedalam gambar. Itu mencakup posisi GPS, pabrik kamera, tanggal dan waktu, dll.
  • Resize large images opsional: Anda dapat mengaktifkan fitur ini sesuai kebutuhan. Direkomendasikan untuk foto dengan ukuran besar seperti diambil menggunakan ponsel.

3. Advanced, pada bagian ini Anda masih harus menyelesaikan beberapa pengaturan lainnya seperti berikut.

  • Additional media folders opsional: Anda dapat membuat folder khusus untuk mengoptimalkan gambar dan PDF.
  • Aktifkan Convert PNG images to JPEG: Memungkinkan Anda dapat mengkonversi gambar PNG ke JPEG secara otomatis. Ini dapat mengurangi ukuran file secara drastis, terutama jika Anda memiliki gambar kamera yang disimpan dalam format PNG. Aktifkan juga Also force the conversion of images with transparency.
  • Aktifkan CMYK to RGB conversion: Memungkinkan Anda dapat menyesuaikan warna gambar Anda untuk tampilan layar komputer dan ponsel. Gambar untuk web hanya membutuhkan format RGB dan mengubahnya dari CMYK ke RGB membuatnya lebih kecil.
  • Aktifkan WebP Images: Anda juga bisa membuat gambar versi WebP dengan gratis. Aktifkan Deliver the WebP versions of the images in the front-end. Kemudian Anda tentukan dari dua pilihan antara Using the <PICTURE> tag syntax atau Without altering the page code (via .htaccess).
  • Aktifkan Optimize Retina images: Jika memang ada gambar Retina (@ 2x), Anda bisa juga mengoptimalkannya.
  • Aktifkan Optimize other thumbs: Optimalkan juga beberapa gambar yang tidak terdaftar. Biasanya, beberapa plugin membuat gambar mini yang tidak terdaftar di metadata tetapi hanya membuatnya di samping gambar mini lainnya.
  • Aktifkan Optimize PDFs: Optimalkan file dokumen PDF secara otomatis.
  • Exclude patterns: Anda juga dapat mengecualikan gambar tertentu agar tidak dioptimalkan, berdasarkan pola. Tambahkan pola dengan dipisahkan dengan menggunakan koma.
  • Aktifkan Optimize media on upload: Mengoptimalkan item Media Library secara otomatis setelah diunggah.
  • Process in front-end: Secara otomatis mengoptimalkan gambar yang ditambahkan oleh pengguna. Ini dapat meningkatkan beban di server Anda jika Anda memiliki banyak pengguna yang terhubung secara bersamaan.
  • Exclude thumbnail sizes: Anda dapat mengecualikan ukuran thumbnail dari pengoptimalan. Anda juga bisa membiarkan default saja jika memang tidak diperlukan.

4. Jika semua pengaturan yang Anda buat sudah sesuai seperti yang saya rekomendasikan, jangan lupa klik Save Changes untuk menyimpan. Kemudian Anda masuk ke ShortPixel Bulk untuk mulai mengoptimasi semua gambar yang ada di situs web Anda.

Berikut saya tambahkan tutorial melalui video agar Anda bisa memahami lebih lanjut tentang semua langkah yang telah saya jelaskan.

Anda sudah berhasil mengikuti semua langkah diatas tentang cara setting ShortPixel Image Optimizer. Setelah ini Anda dapat melihat hasilnya bahwa sitsu Anda akan semakin cepat ketika diakses pengguna.

Kalau Anda merasa masih ada beberapa pengaturan yang ingin ditambahkan, itu opsional dan Anda dapat melakukannya sesuai kebutuhan. Intinya, Anda bisa mengompresi semua gambar yang sebelumnya belum di optimasi.

Demikian tips dari saya tentang cara setting ShortPixel Image Optimizer di WordPress. Mudah-mudahan bisa membantu Anda semua yang baru ingin menggunakan plugin ini.

Simak juga: Newspaper Theme WordPress Magazine

Add Comment